(0)![]()
Analisis pertandingan antara Spain dan Iraq
Spanyol akan menghadapi Irak dalam laga persahabatan internasional yang berlangsung pada dini hari 5 Juni di Stadion ABANCA-Riazor, A Coruna. Pertandingan ini menjadi duel menarik antara dua tim nasional yang memiliki perbedaan besar dalam peta sepak bola dunia, dengan Spanyol saat ini menempati peringkat kedua FIFA, sementara Irak berada di posisi ke-57.
Menjelang pertandingan ini, La Roja dianggap unggul dalam hampir semua aspek. Tim asuhan Luis de la Fuente sedang menyempurnakan persiapan mereka untuk menghadapi Piala Dunia 2026, sehingga laga ini menjadi kesempatan ideal untuk menguji kedalaman skuad, memberi peluang kepada pemain-pemain baru, serta terus menyempurnakan sistem permainan.
Performa Spanyol belakangan ini sangat mengesankan. Tim Matador mencatat clean sheet dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir dan sedang menikmati rekor 24 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi, dengan rincian 17 kemenangan dan tujuh hasil imbang. Pada jeda internasional bulan Maret, La Roja mengalahkan Serbia dengan skor 3-0 sebelum ditahan imbang tanpa gol oleh Egypt. Karena itu, target utama tim asuhan Luis de la Fuente adalah kembali meraih kemenangan dan menjaga momentum positif menjelang tantangan-tantangan penting berikutnya.
Di sisi lain, Irak juga tengah mempersiapkan diri secara serius untuk putaran final Piala Dunia 2026. Wakil Asia Barat tersebut menunjukkan performa yang cukup stabil dengan meraih lima kemenangan dalam sepuluh pertandingan terakhir. Beberapa hari lalu, tim berjulukan "Singa Mesopotamia" itu berhasil mengalahkan Andorra dengan skor tipis dalam laga persahabatan.
Meski demikian, menghadapi Spanyol jelas merupakan tantangan dengan level yang jauh berbeda. Ini akan menjadi laga persahabatan terakhir Irak sebelum berangkat ke Amerika Utara untuk mengikuti Piala Dunia, sekaligus kesempatan berharga untuk mengukur kemampuan mereka melawan salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara dunia.
