(+0.25)![]()
Analisis pertandingan antara Real Madrid dan FC Bayern München
Tampaknya terlalu fokus menghadapi laga besar melawan Bayern Munich di tengah pekan membuat Real Madrid harus membayar mahal di La Liga. Pada pertandingan liga terbaru, Los Blancos secara mengejutkan terpeleset setelah kalah 1-2 di markas Mallorca — lawan yang di atas kertas dinilai jauh lebih lemah. Kekalahan di Son Moix itu membuat Barcelona memperlebar jarak menjadi tujuh poin di puncak klasemen, sehingga harapan Real Madrid untuk menggulingkan rival asal Catalunya dalam perebutan gelar kini menjadi semakin tipis.
Dalam situasi seperti ini, Liga Champions nyaris menjadi satu-satunya harapan tersisa bagi Real Madrid jika mereka tidak ingin menutup musim dengan kekecewaan. Namun, tantangan yang menanti wakil ibu kota Spanyol itu di babak semifinal adalah lawan yang sangat tangguh dan sarat tradisi: Bayern Munich. Bukan hanya sebagai klub tersukses di Jerman, “Die Roten” saat ini juga sedang memimpin Bundesliga dengan performa yang sangat meyakinkan.
Faktanya, Bayern Munich sedang menjalani rangkaian 13 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi, dengan 11 di antaranya berakhir dengan kemenangan. Akhir pekan lalu, pasukan Vincent Kompany kembali menunjukkan mentalitas kuat saat bangkit dan menang 3-2 atas Freiburg di laga tandang Bundesliga. Hasil positif itu jelas menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi wakil Jerman tersebut jelang lawatan ke Bernabeu.
Meski Bernabeu selalu dikenal sebagai markas yang angker bagi lawan-lawan Real Madrid, kondisi saat ini terasa sedikit berbeda. Selain terpukul secara mental akibat kekalahan mengejutkan dari Mallorca beberapa hari lalu, tim ibu kota Spanyol itu juga sedang menghadapi masalah di lini serang. Secara khusus, penyerang andalan Kylian Mbappe memang sudah pulih dari cedera, tetapi performanya masih jauh dari kata meyakinkan.
Karena itu, ambisi Real Madrid untuk meraih keuntungan di leg pertama Liga Champions kini menghadapi ujian yang sangat berat. Jika dilihat secara objektif, wakil La Liga tersebut saat ini bahkan tampak sedikit kalah dibanding Bayern Munich, baik dari segi performa maupun kondisi mental. Maka dari itu, tidak akan terlalu mengejutkan jika Real Madrid kembali menelan hasil buruk saat menghadapi raksasa Bundesliga tersebut dan semakin tenggelam dalam periode penuh ketidakstabilan.
