(0)![]()
Analisis pertandingan antara Torino dan Parma
Setelah kalah dari Napoli pada pekan sebelumnya, Torino masih belum bisa lepas dari tekanan dalam persaingan menghindari degradasi di Serie A. Saat ini, klub asal Turin tersebut hanya unggul enam poin dari zona degradasi, sebuah jarak yang jelas belum aman. Yang lebih mengkhawatirkan, sejak jeda internasional FIFA pada bulan November, tidak ada tim Serie A yang menelan kekalahan lebih banyak daripada Torino, dengan total 11 kekalahan.
Ditunjuk pada bulan lalu, pelatih baru Roberto D'Aversa datang dengan misi penting untuk menjaga Torino tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia. Dalam dua pertandingan pertamanya bersama tim, ia berhasil meraih tiga poin. Sebelumnya, D'Aversa juga membuat awal yang cukup meyakinkan di kandang dengan membawa Torino menang 2-0 atas Lazio, hasil yang tentu memberi tambahan kepercayaan diri menjelang laga kandang melawan Parma akhir pekan ini. Ini jelas merupakan pertandingan yang sangat penting, karena satu hasil buruk lagi bisa menyeret Torino semakin dekat ke zona berbahaya.
Di sisi lain, Parma datang dengan tekad besar untuk mengulang hasil positif atas Torino. Setelah menang 2-1 pada pertemuan pertama musim ini di bulan September, Parma kini berpeluang mengalahkan Torino dalam dua pertemuan liga di musim yang sama untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.
Dari segi performa, Parma jelas menjadi tim yang lebih meyakinkan saat ini. Anak asuh Carlos Cuesta sedang menikmati rentetan lima pertandingan tanpa kekalahan, termasuk tiga kemenangan. Meski baru saja ditahan imbang tanpa gol oleh Fiorentina pada laga terakhir, Parma tetap menunjukkan konsistensi yang sangat baik. Saat ini mereka menempati posisi ke-12 klasemen dan unggul 10 poin dari zona degradasi, membuat peluang mereka untuk bertahan di Serie A semakin besar.
Parma bukan hanya tampil solid di kandang, tetapi juga sangat impresif saat bermain tandang. Dalam tiga laga tandang terakhir, mereka meraih tujuh dari sembilan poin maksimal, dengan kemenangan atas Bologna dan AC Milan, serta mencatat clean sheet di ketiga pertandingan tersebut. Dengan performa seperti sekarang, Parma jelas punya alasan kuat untuk percaya diri meraih hasil positif saat menghadapi Torino.
