(+0.5)![]()
Analisis pertandingan antara Kosovo dan Türkiye
Kosovo menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 yang mengesankan dengan menciptakan kejutan besar setelah finis di posisi kedua Grup B, mengungguli Swedia dan Slovenia. Di bawah arahan pelatih Franco Foda, tim ini tampil sangat konsisten dengan catatan 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan.
Meski demikian, satu-satunya kekalahan itu membuat Kosovo menutup fase grup dengan selisih 3 poin dari pemuncak klasemen Swiss, sehingga mereka harus melanjutkan perjuangan merebut tiket Piala Dunia melalui babak play-off UEFA. Di semifinal play-off, Kosovo menjalani laga dramatis melawan Slovakia dan berhasil menang tipis 4-3 untuk mengamankan tempat di partai penentuan.
Lawan Kosovo di final play-off adalah Turki, yang lolos setelah menundukkan Rumania dengan skor tipis 1-0 di babak semifinal. Gol tunggal Ferdi Kadioglu membawa pasukan asuhan Vincenzo Montella selangkah lebih dekat menuju impian tampil di Piala Dunia.
Sama seperti Kosovo, Turki juga hanya menelan satu kekalahan sepanjang babak kualifikasi. Tim ini kini sangat berambisi mengakhiri penantian panjang setelah absen dalam lima edisi Piala Dunia secara beruntun. Terakhir kali Turki tampil di panggung sepak bola terbesar dunia adalah pada tahun 2002, turnamen di mana mereka mencuri perhatian dengan mengalahkan tuan rumah bersama Korea Selatan dalam laga perebutan tempat ketiga.
Selain tampil stabil, Turki juga datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi berkat rekor pertemuan yang sangat superior atas Kosovo. Secara spesifik, mereka selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan lawan yang sama. Tim yang memenangkan final play-off ini akan resmi menempati Grup D putaran final Piala Dunia 2026, bersama tuan rumah bersama Amerika Serikat, Australia, dan Paraguay.
