(0)![]()
Analisis pertandingan antara Olympique de Marseille dan Auxerre
Pekan ke-26 Ligue 1 akan dimulai dengan pertandingan di Stadion Velodrome pada Sabtu dini hari, saat Marseille berusaha memperkuat posisi mereka di tiga besar ketika menjamu Auxerre, tim yang masih berjuang keras untuk menghindari degradasi. Setelah kemenangan tipis 1-0 atas Toulouse, Marseille naik ke posisi ketiga klasemen, memiliki poin yang sama dengan Lyon tetapi unggul selisih gol.
Meski sempat mengalami beberapa periode mengecewakan tahun ini, Marseille mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di Ligue 1. Dua kemenangan beruntun di liga membuat klub asal selatan Prancis itu kembali ke zona yang memberikan tiket langsung ke fase grup Champions League musim depan, sekaligus menambah motivasi besar untuk sisa musim ini.
Sejak kekalahan 0-2 dari Nantes pada awal Januari, Marseille belum menelan kekalahan lagi di kandang dalam waktu normal melawan lawan domestik. Menariknya, pelatih Habib Beye masih belum terkalahkan di Velodrome sejak mengambil alih tim, menjadikan kandang sebagai salah satu kekuatan utama Marseille.
Di sisi lain, Auxerre memang cukup konsisten mengumpulkan poin sejak Februari, tetapi mereka kesulitan mengubah hasil itu menjadi kemenangan. Tim asuhan Christophe Pelissier hanya meraih 1 kemenangan dalam periode tersebut. Jika melihat 10 pertandingan terakhir, mereka mencatat 1 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan, yang membuat mereka masih tertinggal 5 poin dari Nice dalam perebutan tiket bertahan di Ligue 1.
Tidak hanya performa keseluruhan yang kurang meyakinkan, Auxerre juga menunjukkan kelemahan yang cukup jelas saat bermain tandang. Sejak awal musim Ligue 1, mereka hanya mampu meraih 1 kemenangan tandang, disertai 4 hasil imbang dan 7 kekalahan dalam 12 laga tandang. Dengan statistik seperti itu, Marseille jelas lebih layak diunggulkan dalam pertandingan ini.
