(0)![]()
Analisis pertandingan antara FC Barcelona dan Espanyol
Barcelona baru saja mengalami kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions. Hal ini membuat mereka harus fokus penuh pada leg kedua di Metropolitano pada tengah pekan depan dengan harapan membalikkan keadaan. Namun, situasi ini tidak berarti tim asuhan Hansi Flick bisa mengabaikan La Liga.
Saat ini, Barcelona masih memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan 7 poin dari Real Madrid. Peluang mereka untuk mempertahankan gelar sangat besar karena musim hanya menyisakan 8 pertandingan. Kemenangan dalam derby Catalunya melawan Espanyol akan membawa mereka selangkah lebih dekat ke gelar juara, sehingga Blaugrana harus tampil maksimal.
Kekalahan di Liga Champions tidak menutupi performa impresif Barcelona sebelumnya. Sebelum dikalahkan Atletico, mereka mencatat 9 pertandingan tanpa kekalahan, dengan 8 kemenangan.
Menariknya, Barcelona akan bermain di kandang sendiri, yang kini telah mereka ubah menjadi benteng yang sangat kuat. Statistik menunjukkan bahwa tim Hansi Flick selalu menang dalam 15 laga kandang La Liga musim ini, sebuah catatan luar biasa.
Di sisi lain, Espanyol sedang dalam performa buruk dengan 13 pertandingan tanpa kemenangan (8 kalah, 5 imbang). Ironisnya, Barcelona adalah tim yang memulai tren buruk tersebut dengan kemenangan 2-0 di leg pertama lewat gol Dani Olmo dan Robert Lewandowski.
Dengan catatan tandang yang buruk—7 laga beruntun tanpa kemenangan di La Liga—Espanyol hampir tidak memiliki peluang untuk membuat kejutan.
Secara keseluruhan, ini adalah derby yang sangat timpang. Bahkan jika Hansi Flick melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran jelang laga melawan Atletico, Barcelona tetap jauh lebih unggul dibandingkan Espanyol.
