(0)![]()
Analisis pertandingan antara Aston Villa dan Lille
Aston Villa berupaya menyelesaikan tugas mereka di hadapan pendukung sendiri saat menjamu Lille di Villa Park pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa. Anak asuh Unai Emery memasuki pertandingan dengan keunggulan satu gol berkat tendangan indah Ollie Watkins, yang memastikan kemenangan 1-0 di Prancis pekan lalu.
Pada leg pertama, Aston Villa tampil solid dan sebagian besar berhasil menahan ancaman serangan Lille. Mereka bahkan bisa memenangkan pertandingan dengan selisih lebih besar jika para penyerang mereka lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Namun, performa mereka di kompetisi domestik menurun signifikan, dengan hanya 1 kemenangan dari 8 laga terakhir, kalah 5 dan imbang 2.
Akhir pekan lalu, Aston Villa bertandang ke Old Trafford untuk menghadapi Manchester United dan menelan kekalahan 1-3. Emery menunjukkan bahwa cedera di lini tengah menjadi penyebab utama penurunan performa tim, sehingga kembalinya Youri Tielemans dari cedera sangat dinantikan, meskipun kemungkinan besar ia baru masuk di babak kedua.
Meski begitu, Aston Villa sedang dalam rangkaian enam kemenangan beruntun di kompetisi Eropa. Mengingat pengalaman Emery—yang dijuluki “spesialis piala”—hal ini tidak mengejutkan. Dalam 4 dari 6 laga Eropa terakhir mereka, kedua tim sama-sama mencetak gol, jadi Lille mungkin bisa membobol gawang kali ini, tetapi Aston Villa tetap percaya diri meraih kemenangan Eropa berikutnya.
Bagi Lille, penampilan leg pertama sangat mengecewakan, karena mereka hampir tidak menciptakan peluang di kandang. Performa mereka di Eropa juga kurang mengesankan, dengan hanya 2 kemenangan dan 4 kekalahan dalam 6 laga terakhir kompetisi ini.
Performa tandang Lille juga cukup tidak konsisten: dalam 7 pertandingan terakhir di luar kandang, mereka menang 3, imbang 1, dan kalah 3. Oleh karena itu, membalikkan keadaan di Villa Park akan menjadi tugas yang sangat sulit, karena keunggulan jelas berada di pihak Aston Villa.
