(+1.0)![]()
Analisis pertandingan antara Bayer 04 Leverkusen dan FC Bayern München
Bayer Leverkusen memasuki semifinal DFB-Pokal dengan tekanan besar, di mana kekhawatiran lebih dominan daripada kepercayaan diri. Kekalahan 1-2 dari FC Augsburg tidak hanya membuat mereka tertinggal 4 poin dari empat besar Bundesliga, tetapi juga menunjukkan inkonsistensi yang berkelanjutan setelah hanya meraih 3 kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir. Meski begitu, kompetisi piala tetap menjadi sumber harapan, karena Leverkusen hanya kalah sekali dalam tiga tahun terakhir dan bahkan menjuarai edisi 2023/24.
Namun, lawan mereka kali ini adalah Bayern Munich — kekuatan yang hampir tak terbendung. Bayern baru saja meraih gelar Bundesliga ke-35 setelah menang 4-2 atas VfB Stuttgart, serta mencatat 14 kemenangan dari 15 pertandingan terakhir. Lini serang mereka sangat menakutkan dengan 26 gol dalam 7 laga terakhir, rata-rata hampir 4 gol per pertandingan.
Rekor pertemuan juga tidak berpihak kepada Leverkusen, karena mereka gagal menang dalam 5 pertemuan terakhir melawan Bayern. Meskipun sempat bermain imbang 1-1 di BayArena pada bulan Maret, hasil itu dianggap sebagai pengecualian ketika Bayern tidak mampu mencetak banyak gol seperti biasanya.
Bermain di kandang mungkin memberi Leverkusen sedikit keuntungan, tetapi menghadapi Bayern yang sedang dalam performa luar biasa, perbedaan kualitas kemungkinan besar akan menjadi penentu hasil akhir.
